Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style5[ImagesOnly]

Style6

Hampir satu tahun yang lalu, publik dunia dikejutkan dengan pengumumam pengunduran diri Paus Benediktus, banyak sekali spekulasi yang bermunculan yang melatar-belakangi keputusannya tersebut.


Salah satu spekulasi yang santer berkembang adalah terkait banyaknya kasus pencabulan yang dilakukan para pemimpin gereja, dan baru baru ini BBC Internasional melansir berita tentang kecaman PBB terhadap vatikan Terkait Pencabulan Dan Pemerkosaan
Dengan kata-kata tajam, PBB menuduh Vatikan mengadopsi kebijakan yang memungkinkan pastor memperkosa dan mencabuli puluhan ribu anak-anak.

Ketua komite Kirsten Sandberg mengatakan gereja hanya tertarik menjaga reputasi bukan menjamin kesejahteraan anak-anak.
"Tahta Suci mengadopsi kebijakan dan berbagai praktek yang membuat pelanggaran terus terjadi dan para pelaku bebas dari jeratan hukum," kata Sandberg.
Dalam laporan, PBB mengatakan Vatikan harus memindahkan semua anggota kepastoran yang diketahui atau dicurigai melakukan pencabulan atau pemerkosaan terhadap anak-anak.
Komite Hak-hak Anak menambahkan sangat prihatin atas kenyataan bahwa Tahta Suci belum mengakui skala kejahatan yang telah dilakukan dan menyerukan kepada Vatikan untuk membuka segala arsipnya.
Komite juga menegaskan bahwa Gereja Katolik Roma harus menetapkan peraturan jelas untuk memastikan kasus-kasus dugaan pencabulan anak-anak dilaporkan ke pihak berwenang sipil.
Baca Tanggapan Vatikan : Inilah Tanggapan Vatikan Atas kecaman PBB

Sumber

About admin

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

1 comment:

Zainal Arifin said...

Ada kemungkinan pelecehan seksual ini akibat para pastor terpapar pornografi. Jadi perlu dipertimbangkan kebebasan bagi para pastor untuk menikah.