Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style5[ImagesOnly]

Style6

Bulan Ramadhan 1434 Hijriyah sebentar lagi datang yang bertepatan pada awal bulan Juli tahun 2013 kalender Masehi maka dari itu disediakan informasi mengenai jadwal untuk ibadah puasa di bulan ramadhan di tahun 1434 H atau 2013 M. Ramadhan adalah nama bulan ke-9 di sistem penanggalan Hijriyah Agama Islam yang merupakan bulan suci dengan penuh rahmat, di bulan Ramadhan semua orang yang beragama Islam diwajibkan untuk berpuasa dan meningkatkan segala ibadah kebaikan lainnya. Puasa Ramadhan  2013  / 1434 H merupakan ibadah wajib kaum muslim (mereka yang beragama Islam) selama sebulan penuh di bulan ramadhan tahun ini. -

Kemungkinan Awal Ramadhan Berbeda

Meski pemerintah, dalam hal ini Kementerian Agama (Kemenag), belum memutuskan awal Ramadhan 1434 Hijriyah atau 2013 Masehi, menurut Ketua PP Muhammadiyah Yunahar Ilyas, kemungkinan ada perbedaan dalam penentuan awal Ramadhan tahun ini.

Pasalnya, kata Yunahar, PP Muhammadiyah telah menetapkan awal puasa pada Selasa 9 Juli 2013. “Ada kemungkinan perbedaan dengan Kementerian Agama,” ujarnya di kantor PP Muhammadiyah, Kamis (13/6).

Menurut dia, Kemenag kemungkinan menetapkan awal puasa pada 10 Juli 2013. Meskipun awal puasa dimungkinkan berbeda, penetapan Idul Fitri atau Lebaran 2013 dimungkinkan akan sama. PP Muhammadiyah sendiri menetapkan 1 Syawal 1434 H ini akan jatuh pada Kamis,  8 Agustus 2013. “Insya Allah, tidak akan ada perbedaan untuk hari rayanya,” kata Yunahar.

PP Muhammadiyah sudah menggariskan bahwa penentuan awal Ramadhan dan Syawal merupakan masalah keagamaan murni. Karena itu, menurut Yunahar, hal tersebut harus ditetapkan atas pertimbangan agama murni. “Kalau alasannya ukhuwah dan sebagainya, itu politik keagamaan. Kita serahkan pada metode yang kita anut. Kalau majelis sudah tetapkan maka kita patuh. Ini keagaman murni,” ujarnya.

Dengan penetapan tersebut, PP Muhammadiyah memutuskan tidak akan hadir dalam sidang itsbat penentuan awal Ramadhan yang akan digelar Kemenag. Sebab, kata Yunahar, ukhuwah itu bukan identik harus sama karena hal tersebut tidak mungkin. Meski begitu, pihaknya tetap terus melakukan pendekatan untuk metode hisab dan rukyat. Walau dalam beberapa kali pertemuan, tetap saja tidak menemukan titik temu.

Bagi PP Muhammadiyah awal Ramadhan harus tetap 1 Ramadhan dan Idul Fitri tetap 1 Syawal. Itu ibadah tetap yang tidak bisa diubah dan tidak boleh ditawar dengan alasan ukhuwah Islamiyah. Namun, penentuan awal bulan bisa dilakukan dengan metode berubah melalui kemajuan teknologi.

Oman Fathurohman dari Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah mengatakan, penentuan awal Ramadhan dan 1 Syawal tahun ini didasarkan atas hasil hisab yang dilakukan timnya. Berdasarkan hasil hisab tersebut, ijtimak jelang Ramadhan 1434 H terjadi pada Senin Pon, 8 Juli 2013 M pukul 14:15:55 WIB.

Ketika itu, tinggi bulan pada saat terbenam Matahari di Yogyakarta, hilal sudah wujud. Dan, matahari terbenam pada tanggal tersebut. Adapun sebagian wilayah barat Indonesia hilal sudah wujud, sedangkan sebagian wilayah Timur Indonesia belum. “Dengan begitu, garis batas wujudul hilal melewati Indonesia dan membagi wilayah Indonesia menjadi dua. Dengan demikian, 1 Ramadhan jatuh pada Selasa tanggal 9 Juli 2013,” katanya.

Wakil Menteri Agama Nasaruddin Umar meminta semua pihak arif dan bijak menyikapi hal ini (perbedaan penentuan awal Ramadhan). Warga di luar Muhammadiyah juga diharapkan menghormati keputusan Muhammadiyah untuk mengawali puasa terlebih dahulu. “Ini soal klasik karena Muhammadiyah menggunakan hisab, sementara yang lain menggunakan rukyat,” kata dia.[Republika]

About admin

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments: