Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style5[ImagesOnly]

Style6

Menteri Pertahanan Inggris, Bob Ainsworth, telah meminta kepada warga Muslim Inggris untuk bergabung dengan Angkatan bersenjata, mengatakan bahwa hal ini “sangat penting bagi angkatan darat, angkatan laut, dan angkatan udara kita bercermin dari masyarakat yang berbeda-beda dimana kita tinggal.”

Dalam sebuah pidato tadi malam kepada Konfrensi Angkatan Bersenjata Muslim, Ainsworth mengatakan bahwa jawatan merupakan “bagian yang fundamental dan sangat positif dari masyarakat Inggris, sebagaimana mereka harus menjadi bagian positif dari masyarakat Muslim,” menteri pertahanan berkata hari ini.

Pidatonya mengikuti pidato bulan lalu pada reuni Resimen Anglian Kerajaan di Luton dimana sebuah kelompok Muslim berprotes, mendesak dengan marah keterlibatan beberapa orang yang telah menyambut kembalinya pasukan-pasukaan tersebut.

Ainsworth menggambarkan protes-protes tersebut sebagai aksi ekstrimis yang merupakan musuh sejati dari masyarakat.”

Menteri tersebut mengatkan bahwa “ada musuh di dalam, tetapi musuh tersebut bukan komunitas Muslim di negara ini, musuh tersebut adalah para ekstrimis dalam apa saja dan semua bentuk.” Ia datang untuk mengatakan bahwa “Orang-oranglah yang tidak siap untuk ikut serta dalam percakapan, orang-oranglah yang tidak siap untuk mencoba mengubah hidup orang-orang, tidak siap untuk menggunakan politik, logis, pertempuran untuk membahas perang, tetapi lebih memilih meneriakkan kekerasan, menganacam orang-orang dan yang paling ekstrim adalah membunuh orang-orang.”

Pendapat politik dan menghargai untuk melayani negara perlu secara jelas dibedakan di dalam komunitas Muslim, ia berkata. Ia tidak berpikir bahwa dibutuhkan “konflik antara menjadi seorang warga Inggris Muslim dan seorang pengabdi negara”.

Ainsworth mengatakan bahwa dari apa yang ia ketahui tentang komunitas Muslim di timur laut, di daerah pemilihan parlemennya, “Nilai-nilai yang mereka pegang adalah nilai-nilai yang sama yang menyertai kemiliteran, tugas, pengorbanan, melayani orang lain” menambahkan hal itu, “Harus ada wacana mudah di dalam angkatan bersenjata Muslim”.

Imam Asim hafiz, Pendeta tentara Muslim di dalam angakatan bersenjata Inggris, juga berbicara pada konfrensi. Menurut MoD, ia berkata: “Merupakan hal yang hebat bahwa kerja dan kontribusi jawatan personel Muslim di dalam maupun di luar angkatan bersenjata mulai diakui. Sangat dimungkinkan menjadi seorang warga negara Muslim Inggris dan melayani negara kita di dalam angkatan bersenjata, dan orang-orang di sini mewasiatkan hal tersebut hari ini.”

Terdapat lebih dari 390 Muslim yang bertugas di pasukan bersenjata. Ulama pertama yang bergabung dalam pasukan bersenjata dipilih pada 2005

sumber :www.suaramedia.com

About Admin

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments: