Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style5[ImagesOnly]

Style6

Akademi Islam Saudi (al-Akadimiyyah al-Islamiyyah as-Su'udiyyah) di wilayah bagian Virginia, USA, yang telah berdiri sejak tahun 1984 itu tercatat sebagai salah satu corong dakwah Islam di negeri Paman Sam.

Namun, semenjak tragedi 11 September yang menghebohkan dunia itu, akademi tersebut kerap diidentikan sebagai lembaga tempat menyemaikan gerakan konserfativ, radikal, dan kebencian.

Semenjak waktu itu, para pegelola akademi tersebut pun harus bekerja lebih ekstra untuk meluruskan kesalahan pemahaman terkait lembaga yang mereka kelola, sekaligus terkait Islam secara umum di kalangan orang-orang Amerika.

Dalam wawancaranya dengan situs Islam terkemuka Islamonline (17/3), Direktur Akademi Islam Virginia (AIV) Abdurrahman al-Ghafili menyatakan jika lembaga tersebut terus berusaha untuk memperbaiki citra Islam di mata orang-orang Amerika dengan menampilkan kesan jika AIV adalah akademi yang terbuka dan moderat.

"Di akademi kami tidak hanya diajarkan materi-materi dan prinsip saling menghrmati, saling memahami antara Muslim dan non-Muslim, antara Arab dan orang Amerika, tetapi AIV juga terus men-support pengelola, guru, dan siswanya untuk bisa menjadi sosok yang penuh toleransi, jujur, kasih sayang, dan juga jauh dari kesan kebencian," ungkap al-Ghafili.

Akademi Islam tersebut mulai didirikan pada tahun 1984 atas prakarsa Kerajaan Saudi Arabia. Kurikulum sekolah tersebut merupakan perpauan antara kurikulum umum Amerika dan kurikulum Islam.

Jumlah siswa di akademi itu mencapai kurang lebih 1200 siswa, yang terdiri dari tingkat Taman Kanak-Kanak hingg kelas 6 Sekolah Dasar. Secara kelembagaan dan keuangan, lembaga ini dikelola oleh Kedutaan Besar Kerajaan Saudi Arabia di Washington. [atj/iol/]

sumber :www.hidayatullah.com]

About Admin

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments: