Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style5[ImagesOnly]

Style6

Kabar gembira untuk para muslimah berjilbab di Norwegia. Hari Rabu kemarin, pemerintah Norwegia mengumumkan bahwa kepolisian negara itu mengijinkan jika ada polwan yang Muslim ingin mengenakan jilbab.

Pengumuman itu disampaikan oleh kementerian kehakiman Norwegia yang menyatakan, setelah menerima masukan dari manajemen kepolisian, mereka akan memodifikasi aturan seragam kepolisian antara lain mengijinkan polisi perempuan yang ingin menggunakan jilbab.

Sebelumnya, polwan yang Muslim tidak boleh mengenakan jilbab karena peraturan seragam kepolisian melarang petugas polisi menunjukkan afiliasi politik atau agamanya. Keputusan boleh mengenakan jilbab juga tidak muncul begitu saja. Perdebatan terjadi selama berbulan-bulan.

Pihak manajemen kepolisian Norwegia menyatakan mereka mendukung polwan Muslim yang ingin berjilbab karena mereka ingin meningkatkan kemungkinan merekrut calon-calon polisi perempuan dari kalangan Muslim di negeri itu.

"Kami pikir, penting untuk melakukan perekrutan yang lebih luas dan untuk menambah kekuatan aparat kepolisian yang mencerminkan keberagaman dari seluruh kelas masyarakat, tanpa melihat latar belakang agama dan etnisnya. Hal ini lebih penting daripada tuntutan baju seragam yang netral," kata Kepala Polisi Norwegia, Ingelin Killengreen dalam pernyataannya.

Kebijakan baru kepolisian Norwegia patut dipuji, termasuk kebijakan sejumlah negara Eropa lainnya seperti Swedia dan Inggris, yang juga sudah mengijinkan petugas kepolisian mengenakan penutup kepala yang disyaratkan dalam agama tertentu, utamanya Islam. (ln/aby)


sumber :eramuslim.com

About Admin

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments: