Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style5[ImagesOnly]

Style6

Brazil akan mendirikan sebuah institut untuk memberikan pendidikan dan pelatihan bagi para imam dan da'i di seluruh Amerika Latin. Dari institut ini diharapkan akan lahir imam dan da'i yang berkualitas dari kalangan masyarakat Muslim Amerika Latin sendiri, untuk memenuhi kebutuhan imam dan da'i di negara-negara Amerika Latin.

Abdelbagi Sidahmed Osman, eksekutif direktur Latin American Institute for Islamic Studies mengatakan, institut tersebut akan menjadi institut pertama yang memberikan pelatihan pada para imam dan da'i, bukan hanya di Brazil tapi di seluruh Amerika Latin.

Institut ini berlokasi di Kota Maringa, sebelah utara negara bagian Parana. Operasionalnya akan dimulai pada bulan Maret dengan melibatkan 12 tenaga pengajar, enam pengajar diantaranya dari luar Amerika Latin. Institut ini diharapkan akan menerima pendaftaran sekitar 150-250 siswa lulusan sekolah menengah atas, yang masing-masing akan dikenakan biaya sekitar 1.000 dollar untuk dua tahun masa pendidikan.

"Sementara ini, baru siswa-siswa sekolah asal Maringa yang bisa mendaftar. Tapi kami berencana untuk membangun asrama agar siswa dari seluruh Brazil bisa sekolah di institut ini," kata Osman.

Meski demikian, pihak institut menawarkan program belajar online bagi mereka yang ingin kuliah di institut tersebut. Lulusan institut ini, ujar Osman, akan mendapat gelar yang sudah terakreditasi baik di tingkat nasional maupun internasional.

"Kami sudah berkoordinasi dengan pemerintah Brazil dan dengan sejumlah universitas terkemuka di dunia Islam, untuk memberikan akreditasi bagi gelar kesarjanaan kami," jelas Osman.

Osman mengatakan, saat ini ada 120 Islamic Center dan masjid di Brazil dan sebagian besar dari Islamic Center dan masjid-masjid itu kekurangan tenaga imam dan da'i. Menurut data institut, jumlah imam di Brazil sekarang cuma 50 orang dan hanya sedikit dari para imam itu yang bisa bahasa Portugis.

"Kebanyak para imam di Brazil didatangkan dari Al-Azhar, Mesir. Mereka tinggal di sini hanya dua tahun, dan itu tidak cukup untuk lebih mengenal norma-norma dan bahasa Brazil," tukas Osman.

Data sensus tahun 2001 menunjukkan jumlah warga Muslim di Brazil sebanyak 27.239 orang. Namun menurut Federasi Islam Brazil, jumlah warga Muslim antara 500.000 sampai satu juta jiwa. Muslim Brazil kebanyakan berasal dari keturunan Suriah, Palestina dan Lebanon yang sudah menetap di negeri itu sejak Perang Dunia I dan di era tahun 1970-an.

Ketua Komunitas Islam di Parana, Muhsin bin Mussa al-Husni juga berharap kehadiran Institut Islam ini akan memenuhi kebutuhan negara Brazil dan Amerika Latin akan imam-imam dan da'i yang berkualitas. Al-Husni mengatakan, minimnya bantuan imam dan ustadz dari negara-negara Muslim ke Brazil mendorong komunitas Muslim untuk lebih mandiri, termasuk dalam menyiapkan imam-imam dan ustadz dari dalam negeri sendiri. (ln/iol)

sumber : eramuslim.com

About Admin

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments: