Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style5[ImagesOnly]

Style6

Perusahaan asuransi Islam di London menggebrak produk asuransi mobil berbasis Syariah. Masyarakat langsung antusias menyambutnya

Banyak yang mulai tertarik," ujar Kaye Pimblett, manajer asuransi kendaraan bermotor pada situs perbandingan hargaIslamic Finance Bank Moneysupermarket.com pekan lalu.

"Selama tujuh hari pertama di situs tersebut, Salam Halal--nama untuk layanan asuransi tersebut--telah membalas lebih dari 37 ribu komentar dan pertanyaan," ungkap Kaye. Asuransi Salam Halal telah meluncurkan kebijakan kendaraan bermotor barunya melalui Moneysupermarket.com dan situs resminya sendiri.

Produk baru itu berdasar prinsip Takaful, yang meminta seluruh peserta asuransi berbagi resiko secara berimbang. Sebagai ganti pembayaran premi, orang-orang yang melakukan perjanjian asuransi dengan Salaam Halal membayar kontribusi melalui angket, lalu uang disimpat ke dalam investasi berbasis Syariah.

Dana pusat dari angket itulah yang digunakan membayar klaim yang muncul sewaktu-waktu dan di akhir tahun bila dana pusat mengalami kelebihan, surplus akan didistribusikan kembali ke pemegang polis melalui diskon bagi pembayaran kontribusi berikut.

Namun bila klaim melebihi pembayaran kontribusi, pemegang saham akan membayar kelebihan klaim dan mendapatkan uang kembali dari keuntungan sejalan waktu.

Produk baru ini telah mendapat sambutan hangat dari Muslim Inggris yang telah menunggu produk asuransi sesuai dengan keyakinan mereka.

"Asuransi Mobil Salaam Halal bagi saya memiliki harga kompetitif namun yang paling penting, ini sejalan dengan keyakinan Muslim, sesuatu yang dulu tak pernah ada," ujar Hassan Ahmed, seorang klien Muslim.

Asuransi berbasis Syariah pertama di Inggris tersebut sebenarnya diluncurkan Juli lalu untuk menawarkan polis bagi Muslim, namun untuk produk layanana asuransi mobil baru saja dibuka tahun ini, dan perusahaan tersebut berencana pula membuka layanan produk asuransi rumah tak lama lagi.

Etika yang digunakan produk Salaam Halal juga memikat non-Muslim. "Yang membuat unik adalah prinsip yang kita usung," ujar Bradley Brandon-Cross, pimpinan eksekutif Asuransi Salaam Halal seperti yang dikutip oleh The Independent.

"Memiliki proses sangat transparan dan kesempatan untuk mendapat keuntungan kembali, ini sangat menarik pelanggan, baik Muslim dan non-Muslim," ujarnya

Emile Abu-Shakra, juru bicara dari Lloyds Banking mengatakan jika daya tarik produk menjadi bagian popularitas layanan Keuangan Islam.

"Meski pasar keuangan Islam di Inggris bisa dibilang masih bayi namun ini dapat menjadi bisnis besar," ujar Abu-Shakra pemilik Bank yang menjadi prakarsa Keuangan Islam di Inggris.

"Kami menawarkan layanan Islami dalam mata uang, rekening bisnis, pendanaan kredit rumah dan kredit investasi," imbuh wanita tersebut. "Kami memulai ini hanya dengan lima cabang di 2005 namun dengan cepat bank kami tumbuh menjadi 2.000 di tahun berikutnya," ujar Abu-Shakra.

Dalam beberapa tahun terakhir, London telah menahbiskan dirinya menjadi salah satu titik pusat Keuangan Islam di dunia. Ada empat sertifikat Bank Islami yang dipegang di Inggris, dan masih satu-satunya di Eropa.

Kini ada juga bank konvensional, berjumlah 21 institusi, yang menawarkan produk-produk layanan perbankan Islam, daftar terbaru adalah Gatehouse yang baru saja menerima sertifikat dan lisensi pada April tahun lalu.


sumber : [Rol/cha/www.hidayatullah.com]

About Admin

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

1 comment:

David Pangemanan said...

PENGALAMAN BURUK ASURANSI KENDARAAN DI PT. ASURANSI WAHANA TATA

Semoga Anda tidak pernah mengalami pengalaman yang pernah menimpa saya ini. Singkatnya, kendaraan yang saya asuransi secara TLO di perusahaan Asuransi Wahana Tata, hilang dicuri. Dan setelah menjalani proses yang super berbelit, akhirnya PT. Asuransi Wahana Tata mencairkan klaim. Anehnya, pencairan dilakukan 2 (dua) tahap, tanpa melakukan negosiasi apapun dengan Pemilik kendaraan yang hilang. Tahap pertama (jumlahnya tidak jelas), dicairkan kepada Perusahaan Finance tempat saya melakukan kredit. Tahap kedua, dicairkan Rp. 5,4 jt kepada Finance, guna memfasilitasi gratifikasi pengurusan surat-surat keterangan polisi. Akhirnya dari seluruh jumlah klaim, saya hanya mendapat pengembalian lk. Rp. 3,5 jt ; yang artinya tidak lebih besar dari premi asuransi yang telah saya bayarkan; dan juga tidak lebih besar dari sebulan angsuran kredit yang telah 14 kali dibayar, dengan DP sekitar 25% harga 'on the road'. Inilah pengalaman saya menjadi nasabah PT. Asuransi Wahana Tata. Semoga bermanfaat.

David, HP. (0274) 9345675
Pemegang Polis No.03-24-18000197