Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style5[ImagesOnly]

Style6

By Republika

Aga Khan Resmikan Landmark Penghubung Islam-BaratAKDN.ORG

Gedung baru Aga Khan di Otawa menjadi penghubung dunia muslim dan budaya barat.

OTAWA — Aga Khan, salah satu tokoh penting pemimpin dunia Islam membuka landmark arsitektur baru seharga 50 juta dolar, di kawasan terkenal Sussex Drive, Otawa, Kanada, pada awal minggu lalu.

Bangunan baru itu akan menjadi penghubung dimensi spiritual Islam dengan budaya Barat, begitu ujar Aga Khan

"Ini menegaskan maksud kami untuk berbagi--dalam lingkungan barat--kehidupan terbaik dan warisan islam," katanya. "Ini akan menjadi lokasi untuk dialog sehat yang berkembang, pertukaran intelektual, dan menempa hubungan baru dengan pemerintah Kanada, akademisi, dan organisasi internasional lain," papar Aga Khan seperti yang dikutip oleh Harian Ottawa Citizen.

Tokoh bergelar Pangeran Karim Aga Khan IV itu berbicara dalam pembukaan Delegasi Imam Ismaili (red: Ismaili adalah salah satu aliran terbesar dalam Syiah), yang akan menjadi perwakilan kantor Aga Khan di Kanada, rumah bagi agen pembangunan Aga Khan di negara itu sekaligus pusat konferensi. Organisasi itu telah lama memiliki program kerjasama dengan Badang Pembangunan Internasional Canada dan beberapa universitas di negara berlambang daun mapple tersebut.

Acara itu sendiri juga dihadiri oleh Perdana Menteri Kanada Stephen Harper, tetangga yang tak jauh di seberang jalan. Harper mengatakan pemerintah Kanada, bersama Jaringan Pengembangan Aga Khan akan berbagi berkomitmen terhadap "toleransi, kasih sayang dan kebersamaan, serta layanan komunitas

"Integrasi sosial dapat terjadi tanpa harus mengorbankan identitas budaya," ujar Harper di depan komunitas muslim di Kanada. "Kami akan membuktikan jika ada persatuan dalam perbedaan," tekan Harper lagi.

Harper menyebut bangunan baru itu sebagai adikarya arsitektural, dan menambahkan jika karya tersebut akan mengembangkan kawasan sekitar dan mengangkat dari kegelapan kemiskinan.

Aga Khan sendiri mengatakan visi dari desain bangunan adalah "sebuah mistikal yang berpusat di sekitar batu kristal yang mengandung kecantikan misteri,"

Bangunan akan memiliki bentuk atap seperti payung atau gereja gothik, terbuat dari gelas dengan struktur kristal, plus langit-langit kubah kaca yang didesain oleh arsitek Jepang Fumihiko Maki.

Para tamu yang hadir diantara lain adalah mantan gubernur jenderal Otawa, Adrienne Clarkson dari , Hakim Mahkamah Agung Beverly McLachlin, dan beberapa anggota parlemen.

Aga Khan mengatakan jika komunitas muslim memiliki ikatan kuat dengan Kanada sejak negara itu memberikan ruang bagi pengungsi muslim ketika Idi Amin memaksa mereka keluar dari Uganda pada tahun 1970.

Aga Khan bahkan menyebut kepemimpinan Internasional Kanada sangat, "penuh pemikiran, empatetik, dan menghindari baik pretensi maupun simplifikasi dogmatik,".

Aga Khan sendiri memiliki kewarganegaraan Inggris dan membagi hidupnya antara Switzerland dan Perancis.

Institusi filantropi yang ia dirikan dan didanai oleh para pengikutnya, mengeluarkan setidaknya 600 juta dolar setiap tahun terutama untuk membantu negara-negara di Afrika, Asia dan Timur Tengah.

Pengaruh nyata status Agha Khan menjadi salah satu akar dalam sejarah Islam. Komunitas Ismaili seperti yang telah disinggung sebelumnya adalah cabang terbesar kedua dalam komunitas syiah.

Imam, atau pemimpin spiritual komunitas Ismaili memiliki gelar Aga Khan, setelah Shah Iran memberi penghormatan pada komunitas itu pada abad ke-19.

Kemudian pada 1957, Ratu Elizabeth menganugerahi gelar "Yang Mulia". Kini, Aga Khan sekarang berusia 71 tahun, dan lulusan Universitas Havard, AS itu menyandang predikat imam besar ke-49, menggantikan imam sebelumnya, saat ia berusia 20 tahun./it

About Admin

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments: